Blog

ANGER MANAGEMENT

teriakMarah-marah?? Nggak ah…

Marah adalah salah satu bentuk emosi. Apa itu emosi ?

Emosi adalah perasaan yang sangat kuat dan merupakan salah satu bentuk energi

Apa penyebab orang menjadi marah ?

1. Hormon : pada saat usia remaja hormon di dalam tubuh mulai produktif sehingga dapat menyebabkan perubahan mood yang membawa perubahan emosi

2. Saat banyak tugas, PR dan kegiatan lainnya, orang menjadi lebih mudah marah

3. Kepribadian : cenderung mudah terpancing dan kurang mampu mengontrol diri

4. Hasil belajar : terbiasa melihat orang lain di keluarga kita yang mudah ‘meledak’

Marah sama dengan emosi lainnya seperti senang, sedih, sakit hati, bahagia, dan sebagainya.

Apa sih marah itu ?

–       Marah adalah pertanda saat sesuatu terasa salah. Rasa marah dapat membantu kita melewati situasi berbahaya atau memberikan kita keberanian untuk membela hak kita saat kita diperlakukan tidak semestinya.

–       Marah dipacu oleh adrenalin sehingga sangat mudah untuk membiarkan dorongan tersebut mengambil-alih kontrol diri, membuat kita merasa kewalahan, tidak berdaya, dan lepas kontrol

Bagaimana cara mengatasi rasa marah kita ?

  1. Identifikasi masalah : apa yang menyebabkan kita marah. Jangan terpaku pada perasaan ‘ini tidak adil’. Pikirkan apa yang harus dilakukan agar semuanya menjadi adil bagi kita dan bagaimana agar hal tersebut dapat diubah.
  2. Pikirkan tentang solusi potensial sebelum merespon, misalnya : balik meneriaki orangtua, pergi diam-diam, melakukan syarat dari ortu agar boleh pergi
  3. Pertimbangkan konsekuensi dari setiap solusi
  4. Buat keputusan. Pilihlah solusi yang memberikan keuntungan lebih namun risiko kecil.

Cara lain untuk mengatasi rasa marah ?

–       Olahraga

–       Mendengarkan musik (menggunakan headset)

–       Menuliskan pikiran dan emosi

–       Menggambar

–       Relaksasi

–       Bicarakan perasaan kita pada orang yang dipercaya

–       Alihkan perhatian

Apa yang dapat dilakukan orangtua?

Ajak anak remaja Anda bicara dengan memperhatikan hal-hal berikut :

–       Remaja membutuhkan ruang untuk diri sendiri

–       Remaja bukan anak kecil : kita dapat membantu mereka dengan bicara dengan tenang, tanyakan pendapat mereka dan tidak menghakimi

–       Bersiaplah untuk kompromi

–       Lakukan komunikasi dua arah

 

Related Post

Leave a Reply

http://www.bmatavhati.co.id/wp-content/uploads/2018/06/pohne.jpg
phone sms wa Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 081253403099