Temukan Bakat Mu

Temukan Bakat Mu

Temukan bakatmuPendidikan merupakan kebutuhan pokok manusia, dari lahir sampai akhir hayatnya. Pun demikian, tidak banyak manusia yang merasa membutuhkan pendidikan, bahkan para pelajar sendiri belum banyak yang tahu makna bahkan kebutuhan pendidikan secara pribadi. Masih ingatkan ketika kita masuk sekolah, baik SD-SMP-SMA bahkan perguruan tinggi. Kita mungkin hanya ikut-ikutan karena mungkin teman kita sekolah jadi ikut sekolah, teman lain sekolah di sekolah A kita ikutan disekolah A, bahkan mungkin teman kita mengambil jurusan A kita ikutan mengambil jurusan tersebut. Bisa jadi karena kita ikut-ikutan atau membuat kesepakatan, ataupun kita yang mempengaruhi teman atau dipengaruhi.

Dalam sistem pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan, baik tujuan kurikuler maupun tujuan instruksional, menggunakan klasifikasi hasil belajar dari Benyamin Bloom tahun 1956 yang secara garis besar membaginya menjadi tiga ranah, yakni ranah kognitif (logika/intelektual), ranah afektif (emosional/perasaan) dan ranah psikomotorik (perilaku/praktis/gerak). Tiga domain (daerah binaan/ranah) ini menjadi kunci keberhasilan pendidikan Indonesia. Istilah-istilah tersebut bahkan menjadi mainstream atau arus utama yang melandasi pelaksana pendidikan, karena dalam hal ini terkait dengan tolitas seluruh potensi pelaku pendidikan.

Menarik sekali jika ketiga ranah ini bergerak secara bersama-sama dengan motivasi dari diri sendiri dan dorongan dari orang tua sebagai penanggung jawab utama dan daya dukung dari bangku sekolah. Tapi yang jadi pertanyaan besar. Apakah semua pelaku pendididikan selalu sadar (aware) dengan tujuan serta target besar ini, dan apakah semua sekolah sekarang masih memahami domain ini, serta apa yang dilakukan sekolah untuk mengetahui siswa/pelajarnya memahami potensi secara individu. Untuk menjawab semua itu tentu kita sekarang mulai paham bahwa pendidikan berkualitas membutuhkan totalitas dan kerjasama semua lini. Baik dari diri sendiri, orang tua dan dukungan lingkungan sekolah yang berkualitas juga. Mari kita dukung kemajuan pendidikan di Indonesia terutama di bumi etam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *