Layanan Klinis Untuk perusahaan (Employee Well-Being)
Layanan Psikologi Klinis Untuk perusahaan
(Coorporate Employee Well-Being )
A.Latar belakang
Dunia di bidang industri dan sektor usaha mulai berkembang cukup banyak di Indonesia, yang tentunya juga memerlukan SDM / HRD yang handal dan berkualitas, mampu memiliki kepribadian plus yang diperlukan perusahaan saat ini. Kompleksnya permasalahan di dunia industri, berhubungan juga dengan permasalahan kompleks masyarakat modern, khususnya menyangkut pembinaan staf, manajer, tenaga karyawan maupun buruh. Perusahaan merupakan suatu organisasi yang mempunyai strategi besar dalam mengatur orang-orang dalam bekerja sama. Organisasi menimbulkan hubungan yang dapat diperkirakan di antara orang-orang, teknologi, pekerjaan, dan sumber daya.
Apabila orang-orang bergabung melakukan upaya bersama, maka harus ada organisasi untuk memperoleh hasil yang produktif. Untuk melakukan proses, perusahaan atau industri membutuhkan yang namanya karyawan. Karyawan merupakan orang yang bekerja di perusahaan atau organisasi. Biasanya setiap organisasi suka membayangkan bahwa para pegawainya merupakan paduan kelompok sebagai “satu keluarga besar yang bahagia.” Para pegawai merupakan satu keluarga sejauh mereka loyal kepada organisasi dan meyakini tujuannya. Sebaliknya, para pegawai pada kebanyakan organisasi juga terpilah-pilah menjadi berbagai jenis sub kelompok yang berbeda.
Dalam menjalani kehidupan industri, tidak jarang para karyawan mengalami yang namanya stres. Hal ini bisa diakibatkan beban kerja yang berlebihan, tekanan atau desakan waktu, kualitas penyelia yang jelek, iklim politik yang tidak aman, wewenang yang tidak memadai untuk melaksanakan tanggung jawab, konflik, frustasi dan masih banyak kesenjangan lain yang terjadi. Banyak hal yang tentunya akan dialami oleh pimpinan atau manajer, karyawan ataupun buruh saat bekerja di suatu industri sehingga membutuhkan konselor sebagai tenaga yang membantu mereka berprestasi dalam bekerja. Karena prestasi kerja bergantung pada suasana hati pribadi dan kondisi fisik serta lingkungan kerjanya.
Maraknya permasalahan individu (kepribadian maupun hubungan relationship seperti pacaran atau pernikahan) yang berdampak pada kinerja karyawan/pekerja. Misalnya demotivasi, melakukan kecurangan, korupsi, merugikan nasabah, selingkuh, hingga hal-hal yang merugikan dan membuat nama baik perusahaan menjadi buruk. Selain itu beban kerja dari bagian SDM / HRD yang burn out memerlukan kompetensi yang spesifik bagi penanganan karyawan/karyawati/pekerja yang khusus.
Mencermati permasalahan di atas, bagian SDM / HRD tentunya akan membutuhkan partner untuk menangani permasalahan karyawan yang bersifat klinis dan beberapa di antaranya mungkin saja membutuhkan penanganan khusus yang hanya mampu dilakukan oleh profesional di bidang tersebut, antara lain kondisi stres, masalah pernikahan, tumbuh kembang anak, konflik, demotivasi, promosi, persiapan pensiun, dan lain-lain. Terlebih lagi ketika perlu meng handle karyawan generasi “Z” yang cenderung rapuh, cerdas, yang bekerja tidak semata-mata karena butuh gaji namun membutuhkan lingkungan yang bisa mengerti mereka, membutuhkan tempat mencurahkan isi hati, sehingga tentunya akan membutuhkan pendampingan psikologi yang dapat dilakukan dengan konseling. Dengan konseling, diharapkan karyawan/pekerja dapat menyalurkan perasaan-perasaannya sehingga dapat bekerja secara efektif.
B. TUJUAN
- Mengurangi hambatan-hambatan yang terjadi pada karyawan/karyawati/pekerja di perusahaan, mengenali dan membantu problem karyawan/karyawati/pekerja, dan meningkatkan kinerja karyawan/karyawati/pekerja
- Merasa nyaman dengan dirinya sendiri, memiliki pandangan objektif tentang orang lain dan lingkungan kerja lingkungan kerja yang kondusif
- Dapat memenuhi kebutuhan hidup secara psikologis
C. MANFAAT
1.Untuk Penyesuaian Kerja
Konselor memberikan layanan orientasi kepada para karyawan/pekerja pemula. Para pemula itu perlu mendapat persepsi yang tepat, wawasan yang memadai dan cara-cara yang akurat tentang bidang kerja yang baru dijabat itu. Tema utama bidang pelayanan ini adalah penyesuaian diri secara tepat dan cepat terhadap tuntutan kinerja di tempat yang baru. Penyesuaian seperti ini akan memberikan jaminan awal tentang keberhasilan kerja para pemula itu. Memudahkan kinerja SDM dalam melakukan profiling karyawan, melakukan psikotes berkala (2 tahun sekali) untuk karyawan yang khusus, atau melakukan mutasi karyawan dan membantu SDM mengenali karakter karyawan atau pekerjanya.
2.Untuk Kepuasan Kerja
Keadaan yang diharapkan adalah para karyawan/pekerja merasa senang bekerja, merasa kerasan dan puas dengan kondisi yang ada. Kondisi ini akan mengantarkan para karyawan/pekerja itu bertugas lebih lanjut dengan semangat yang cukup tinggi bahkan semakin tinggi. Keadaan ketidakpuasan yang menimpa para karyawan/pekerja dan pemula, perlu diberikan bantuan layanan konseling untuk mengembalikan semangat kerja dan sikap positif terhadap karyawan/pekerjaan mereka itu.
3.Untuk Kepindahan Kerja
Kepindahan para karyawan/pekerja tidak hanya di latarbelakangi oleh faktor ketidakpuasan dengan karyawan/pekerjaan yang lama, ada kemungkinan mereka ingin pindah karena ingin memperolah pengalaman baru atau alasan-alasan lainnya. Apapun alasannya, proses pemindahan kerja itu sering kali memerlukan bantuan konseling baik untuk penempatan maupun penyesuaian.
4.Untuk Pengentasan Masalah-masalah Psikologis pegawai Lainnya
Masalah-masalah pribadi berkenaan dengan keluarga, kesehatan, sikap, dan kebiasaan sehari-hari, hobi dan waktu senggang, hubungan sosial kemasyarakatan, dan lain sebagainya merupakan obyek penggarapan konseling. Apabila masalah-masalah ini dibiarkan membesar, sedikit banyaknya akan mempengaruhi hubungan kerja dan kinerja karyawan/pekerja yang bersangkutan dengan perusahaannya. Sebaliknya, apabila masalah-masalah pribadi tersebut dapat ditangani dengan baik, dampak positifnya terhadap hubungan kerja dan kinerja karyawan/pekerja yang dimaksud akan dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan misalnya membantu melakukan stabilitas emosi karyawan atau pekerja dan meningkatkan kinerja karyawan.
5.Mengurangi faktor risiko karyawan/karyawati/pekerja
6.Membantu meningkatkan produktivitas karyawan sehingga secara tidak langsung Membantu meningkatkan laba perusahaan
Layanan Psikologis Coorporate Employee
D. PRODUK DAN KONSELING
1. Konseling rujukan dari SDM atau direksi mendapat laporan
2. Terapi pribadi dan anak (permasalahan rumah tangga, pribadi dan anak)
3. Relaksasi dan hipnoterapi
4. Penyuluhan, seminar dengan beberapa tema yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau informasi terkini yang bermanfaat
5. Tes kepribadian
6. Out bound jumlah kecil
7. Training (Stress Management Training, Service Excellent, Achievement Motivation Training, dan training lainnya sesuai kebutuhan perusahaan)
8. Pelatihan kelas kecil
9. Konseling calon pengantin
10. Konsultasi anak terkait hambatan perkembangan, ataupun anak berkebutuhan khusus (autis, retardasi mental, dll) hingga membentuk grup orang tua berkebutuhan khusus.
11. Diskusi dengan direksi dan tim SDM / HRD
Dokumentasi Kegiatan Employee Well Being Perusahaan
Our Client